Blog

ARL04256

Kunjungan Warsaw University of Life Sciences ke Departemen Arsitektur Lanskap IPB University

Academic

Kunjungan Warsaw University of Life Sciences ke Departemen Arsitektur Lanskap IPB University

Bogor, 20 Februari 2026 – Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian (Faperta), IPB University menerima kunjungan resmi delegasi Warsaw University of Life Sciences (WULS) dalam rangka penjajakan dan penguatan kerja sama akademik internasional. Pertemuan awal dilaksanakan di Ruang Sidang Bachtiar Rifai, Faperta IPB, dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, pimpinan departemen, serta perwakilan dosen.

Diskusi difokuskan pada pengenalan sistem perkuliahan dan program studi di Departemen Arsitektur Lanskap, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana. Kedua pihak juga membahas peluang pengembangan kerja sama strategis, meliputi skema double degree, penyelenggaraan guest lecture untuk mendukung agenda perkuliahan, serta partisipasi mahasiswa dalam program summer course dan ISSLD (International Symposium on Sustainable Landscape Design).

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Kerja Sama, dan Pengembangan. Turut hadir Ketua Departemen Arsitektur Lanskap, Ketua Program Studi Magister Arsitektur Lanskap, serta lima dosen Departemen Arsitektur Lanskap. Dari pihak WULS, kunjungan diwakili oleh empat pejabat akademik.

Sebagai bagian dari agenda, delegasi WULS diajak meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan Fakultas Pertanian IPB University. Kegiatan dimulai dari ruang lounge fakultas, ruang dekan, dan area dekanat, kemudian dilanjutkan ke Departemen Arsitektur Lanskap, meliputi ruang akademik pascasarjana dan perkuliahan, ruang kerja sama WULS, ruang rapat lounge departemen, hingga laboratorium komputer.

Melalui pertemuan ini, Departemen Arsitektur Lanskap IPB University menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan serta riset di bidang arsitektur lanskap. Hasil diskusi awal ini diharapkan menjadi dasar bagi penyusunan perjanjian kerja sama konkret dalam waktu dekat, khususnya pada aspek pertukaran mahasiswa, pengajaran bersama, dan penguatan kurikulum berbasis internasional.