Merancang Ruang Penuh Makna, ILDSC 2025 Jadi Ajang Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa dari Seluruh Indonesia!
Merancang Ruang Penuh Makna, ILDSC 2025 Jadi Ajang Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa dari Seluruh Indonesia!


Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) IPB University kembali menggelar ajang bergengsi Indonesia Landscape Design Student Competition (ILDSC) 2025, sebuah program dwitahunan yang menghadirkan sayembara sketsa dan desain lanskap berskala nasional. Dengan mengusung tema besar “Niskala: Ruang yang Menyentuh Rasa”, kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengekspresikan gagasan lanskap yang tidak hanya fungsional, namun juga menyentuh sisi emosional dan ruang yang hidup.
Rangkaian acara ILDSC 2025 diawali dengan sayembara sketsa, yang berlangsung sejak Juni hingga Juli 2025. Kompetisi ini diikuti oleh pelajar SMA dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui torehan garis, para peserta diajak untuk menghadirkan memori, emosi, serta narasi ruang yang dapat menggugah pengalaman personal maupun kolektif masyarakat.
Seluruh karya kemudian dinilai oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya, seperti Agus Ramdani (Bogor Sketchers Owner), Dr. Vera Dian Damayanti, S.P., M.L.A. (Dosen Arsitektur Lanskap IPB University), dan Ray Agung Sucika Pratama, S.P., M.M., IALI (Pengurus Nasional IALI).
Sementara itu, sayembara desain yang ditujukan untuk mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia, berfokus pada sub-tema “Kembali untuk Ketenangan dan Kedamaian”. Peserta dari program studi Arsitektur Lanskap, Arsitektur, Teknik Sipil, hingga Perencanaan Wilayah dan Kota berkolaborasi untuk menghadirkan rancangan lanskap yang inovatif dan bekelanjutan.
Tidak hanya kompetisi, ILDSC 2025 juga menghadirkan webinar pada 12 Juli 2025 dengan topik “Understanding Cemetery Sites from the Perspective of Policy and Landscape”. Webinar ini menghadirkan narasumber Mutiara Ayuputri (Kepala Seksi Perencanaan Pemakaman, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta), yang membuka wawasan peserta tentang pentingnya memahami tapak pemakaman dari sisi kebijakan dan tata kelola lanskap sebelum masuk pada aspek desain.
Puncak ILDSC 2025 berlangsung pada 7 September 2025 dengan rangkaian seminar, penjurian terbuka, dan awarding session. Seminar menghadirkan Bapak Willy selaku Landscape Management di San Diego Hills yang membagikan pengalaman profesional dalam pengelolaan lanskap memorial berskala internasional.
Penjurian terbuka pada sayembara desain menghadirkan sejumlah tokoh penting di bidang arsitektur lanskap Indonesia. Di antaranya adalah Dr. Kaswanto, S.P., M.Si., selaku Ketua Forum Pendidikan Arsitektur Lanskap Indonesia yang dikenal luas dengan kiprahnya dalam pendidikan dan riset lanskap; Ir. Nirwono Joga, MLA, seorang pengamat tata kota yang aktif menyuarakan pentingnya tata ruang berkelanjutan di Indonesia; serta Dian Heri Sofian, S.T., M.T., IALI, Ketua Umum IALI Nasional yang berperan besar dalam pengembangan profesi arsitektur lanskap di tingkat nasional. Kehadiran ketiganya memberikan bobot tersendiri pada proses penilaian sekaligus memperkaya diskusi dalam ajang kompetisi ini.
Acara kemudian ditutup dengan pengumuman para pemenang sayembara desain. Karya berjudul Circle of Life dari Universitas Udayana berhasil meraih Juara Pertama dengan gagasan yang dinilai kuat secara konsep maupun visualisasi. Juara Kedua diraih oleh tim dari Universitas Sebelas Maret melalui karya Sabil Al Jannah, sementara Juara Ketiga jatuh kepada Universitas Diponegoro dengan karya Sirelasa. Selain itu, penghargaan Harapan Pertama diberikan kepada Universitas Atma Jaya Yogyakarta melalui karya Return, dan Harapan Kedua diraih oleh tim Institut Teknologi Sumatera dengan karya TPU Al-Barzakh.
Selain seminar, penjurian terbuka, dan awarding session, di acara puncak juga terdapat exhibition, di sana kami pamerkan 5 karya terbaik dari sayembara sketsa dan sayembara desain. Karya terbaik dari yang tebaik kami pamerkan bersamaan dengan dekorasi yang panitia buat. Exhibition ramai dikunjungi oleh peserta, tamu undangan, maupun massa yang lewat di sekitar venue.
ILDSC 2025 kembali membuktikan diri sebagai ajang yang tidak sekadar perlombaan, tetapi juga ruang kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, profesional, dan masyarakat. Melalui kompetisi, webinar, dan seminar, acara ini menumbuhkan pemahaman bahwa desain lanskap bukan hanya tentang estetika, melainkan juga tentang makna, memori, dan kedekatan manusia dengan ruang.