Dosen Tamu Bahas Pelestarian Kawasan Bersejarah Batu Tulis dalam Perkuliahan Pelestarian Lanskap Budaya
Dosen Tamu Bahas Pelestarian Kawasan Bersejarah Batu Tulis dalam Perkuliahan Pelestarian Lanskap Budaya


Bogor, 1 Oktober 2026 — Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, IPB University, menghadirkan Dr. Ir. Dewi M. Djukardi, S.H., M.H. sebagai dosen tamu dalam perkuliahan Mata Kuliah Pelestarian Lanskap Budaya (ARL1331) pada Semester Ganjil 2026/2027. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (1/10) tersebut mengangkat topik “Pelestarian Kawasan Bersejarah Batu Tulis di Kota Bogor.”
Dalam sesi perkuliahan ini, Dr. Ir. Dewi M. Djukardi, S.H., M.H. membagikan wawasan mengenai nilai sejarah dan budaya yang terdapat di Kawasan Batu Tulis, Kota Bogor, serta pentingnya upaya pelestarian kawasan bersejarah sebagai bagian dari warisan budaya.
Sebagai pakar, ahli cagar budaya, dan pelestari warisan sejarah di Kota Bogor serta bagian dari Yayasan Roemah Kahoeripan Indonesia, Dr. Dewi memberikan perspektif mengenai tantangan dan upaya yang diperlukan dalam menjaga keberlanjutan kawasan bersejarah. Materi yang disampaikan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pelestarian lanskap budaya tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik suatu kawasan, tetapi juga mencakup nilai sejarah, budaya, identitas, serta keterkaitan masyarakat dengan suatu tempat.
Kawasan Batu Tulis merupakan salah satu kawasan bersejarah di Kota Bogor yang memiliki nilai penting dalam perkembangan sejarah kota. Melalui pembahasan tersebut, mahasiswa diajak untuk melihat kawasan bersejarah secara lebih komprehensif dan memahami peran arsitektur lanskap dalam mendukung upaya pelestarian serta pengelolaan kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
Kehadiran dosen tamu dari kalangan praktisi dan pemerhati warisan budaya juga memperkaya proses pembelajaran mahasiswa Departemen Arsitektur Lanskap. Pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai penerapan prinsip pelestarian lanskap budaya dalam konteks nyata, khususnya pada kawasan bersejarah di Indonesia.
Melalui perkuliahan Pelestarian Lanskap Budaya, Departemen Arsitektur Lanskap IPB University terus mendorong mahasiswa untuk memahami pentingnya menjaga hubungan antara lanskap, sejarah, budaya, dan masyarakat dalam mewujudkan keberlanjutan kawasan.