Blog

Desain tanpa judul (9)

Mahasiswa Arsitektur Lanskap IPB University Raih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Desain Nasional

Event

Mahasiswa Arsitektur Lanskap IPB University Raih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Desain Nasional

Bogor, 19 Juli 2026 — Kreativitas mahasiswa Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, IPB University, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim yang terdiri atas Muhammad Dzaki Fauzi Syahrudin (A4401231044), Muhammad Naufal Zacky Manurung (A4401231052), dan Aditya Aulia Rifqi (A4401231046) berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam kompetisi desain nasional yang diselenggarakan oleh Ruru Papa Rara bekerja sama dengan asosiasi program studi arsitektur.

Kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia untuk menyampaikan gagasan perancangan yang inovatif serta relevan dengan tantangan kehidupan perkotaan. Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 100 tim, proses seleksi dan penjurian berlangsung melalui persaingan yang kompetitif hingga menghasilkan karya-karya terpilih di tingkat nasional.

Mengusung karya berjudul “LEBUR: Ketika Kehidupan Menjadi Penyembuhan” (Nusantara Wellness Hub), tim IPB University menghadirkan gagasan perancangan yang berfokus pada hubungan antara ruang, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat. Karya ini mengambil lokasi di Rumah Susun Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat, dengan mengangkat persoalan akses kesehatan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya kecenderungan perilaku pencarian kesehatan yang bersifat reaktif akibat tingginya biaya layanan medis modern dan praktik swamedikasi.

Berangkat dari persoalan tersebut, konsep “Lebur” dikembangkan sebagai strategi intervensi ruang yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) dengan rutinitas dan aktivitas komunal warga. Gagasan ini menempatkan lingkungan hunian sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan, sehingga praktik hidup sehat dapat hadir secara lebih dekat dalam keseharian masyarakat.

Penerapan konsep diwujudkan melalui pemanfaatan lapangan rusun, pengembangan kebun tanaman obat dan vegetasi aromatik, serta penggunaan elemen perabot adaptif (adaptive chair). Berbagai elemen tersebut dirancang untuk mendukung terciptanya ruang yang mendorong interaksi, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehat secara alami.

Pendekatan perancangan yang digunakan tidak ditujukan untuk menggantikan fungsi layanan medis modern dalam aspek kuratif. Sebaliknya, rancangan ini memanfaatkan prinsip nudging untuk mendorong perubahan perilaku secara bertahap, dengan menjadikan aktivitas pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan sebagai bagian dari kehidupan komunal yang higienis dan berkelanjutan.

Pencapaian Juara Harapan 1 ini memperlihatkan kemampuan mahasiswa Departemen Arsitektur Lanskap IPB University dalam mengembangkan solusi perancangan yang menghubungkan aspek spasial dengan persoalan sosial dan kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan yang kontekstual, karya LEBUR menunjukkan peran desain lanskap dalam merespons kebutuhan masyarakat perkotaan, terutama kelompok yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan perancangan, dan menghasilkan karya yang memiliki dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat. Departemen Arsitektur Lanskap IPB University berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui karya-karya inovatif yang berkontribusi terhadap kemajuan keilmuan arsitektur lanskap di tingkat nasional maupun internasional.